Motor kedua ku

Setalah bom bali 2002 saya di phk karena keadaan di bali saat itu kacau,pariwisata sepi, padahal itu sumber pendapatan terbesar bali. mau tidak mau saya harus cari kerja di dunia non pariwisata.

Dapat tawaran dari temen ada lowongan jadi sprading produk adem sa** dkk, daripada ngganggur langsung terima lowongan tersebut.Dengan berat hati saya jual vespa super diganti sama Suzuki Shogun 1998.Suzuki_Shogun_1997-1999

Waktu baru dapat sebenernya banyak masalah di motor ini antara lain piston dan kampas kopling waktu nya ganti, set gear+rantai,yang terakir ban depan belakang.Karena minim pengalaman dan terburu buru beli moto . Satu demi satu saya perbaiki ini motor,diawali dari ganti ban depan belakang, bulan berikut nya set rantai dan terakhir ganti piston dan kampas kopling.  Touring Jawa Bali merupakan hal yang wajib setelah motor ini sehat, tercatat lebih dari 6 x dari tahun 2003 sampai 2006

Shogun ini cukup lama mengabdi, mulai kerja jadi sales keliling sampai saya kembali bekerja di dunia pariwisata.

 

Iklan

Tentang Bintang Jati

Biker,husband,father & football lover
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , . Tandai permalink.

18 Balasan ke Motor kedua ku

  1. rezaholic berkata:

    beda sama motor sekarang yah, setahun dua tahun udah rompal, wkwkwk

  2. Jeremy Clarkson berkata:

    Jaman Suzuki masih pegang nama besar…sayang sekarang sales nya kalah sama mobilnya. Akibat divisi motor sama mobil dibawah 1 PT, mendingan jualan yang laku aja.

  3. Sigit berkata:

    punyaku dah dijual

  4. domain berkata:

    Woah! I’m really digging the template/theme of this website.
    It’s simple, yet effective. A lot of times it’s very difficult to get that “perfect balance” between superb usability and appearance.

    I must say you’ve done a superb job with this. In addition, the blog loads extremely quick
    for me on Chrome. Exceptional Blog!

  5. Morgan of Aurora, New York, was appointed Wells Fargo’s first president.
    You may also want to look into third party payment processors and payment gateways.
    Pins come in a variety of styles and are considered a nice little
    corporate gift that can be easily customized according to a company’s logo, name or design style.

  6. Or “felt” tension or sadness when you entered a room. I feel like he passed me a
    note but no idea what is written on it. Through all the ‘noise’, they need to be able to listen to the person coming
    through who wants to connect with you.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s